Apa itu Torrenting dan Bagaimana Cara Kerjanya? Sebuah Panduan Komprehensif

Pirate on laptop holding his hand under folders that say "Torrents"
Baca rangkuman ini jika Anda ingin mengetahui inti artikelnya!
Apa itu torrenting: kursus kilat (yang sangat singkat)

Torrenting merupakan proses pengunduhan dan pengunggahan file di antara komputer-komputer individual. Hal ini berbeda dengan pengunduhan file dari satu server, cara umum bagi Anda untuk mendapatkan konten digital Anda. Torrenting juga memiliki beberapa komponen:

  • Sebuah pelacak, yaitu file kecil yang menyimpan informasi tentang file yang ingin Anda unduh, informasinya perihal siapa saja yang memiliki file tersebut.
  • Situs torrenting, yang pada dasarnya adalah kumpulan pelacak.
  • Torrenting clients, yaitu perangkat lunak yang membuka pelacak Anda dan menghubungkan komputer Anda dengan orang lain yang memiliki file yang Anda inginkan.

Meskipun hal ini kedengarannya menarik, torrenting ilegal jika Anda mengunduh produk-produk yang dilindungi hak cipta seperti film, musik, dan video game. Kami sangat menyarankan Anda untuk tidak melakukan torrenting file-file ilegal. Namun jika Anda ingin mencari tahu lebih banyak tentang cara kerja sistemnya, pastikan untuk membaca artikel ini secara lengkap.

Torrenting adalah sebuah alat untuk berbagi data di internet secara gratis, namun tetaplah sebuah simbol pembajakan produk dan pelanggaran hukum hak cipta. Terminologi ‘torrenting’ utamanya digunakan untuk menggambarkan aktivitas pengunduhan dan pengunggahan file (biasanya film, music atau buku) menggunakan jaringan peer-to-peer.

Namun bagaimana cara kerjanya secara lebih spesifik? Apakah torrent aman? Apakah Anda bisa terjerat masalah hukum? Mari mencari jawaban dari semua pertanyaan tersebut di dalam artikel kami tentang penjelasan torrenting.

Apa itu Torrent?

Torrent, atau juga dikenal sebagai ‘file torrent’ atau ‘tracker’ adalah sebuah file kecil yang melacak lokasi file yang ingin Anda unduh di sejumlah jaringan komputer yang berbeda-beda. Kedengarannya mungkin rumit, namun sebenarnya hal ini lebih sederhana dari yang Anda kira.

Pada dasarnya, torrent adalah sebuah file kecil yang digunakan oleh apa yang dikenal sebagai torrent client untuk memberi tahu pihak lain bahwa; “Hai, saya ingin mengunduh dan mengunggah bagian konten spesifik ini ke dan/atau dari anda.”

File torrent dapat digunakan untuk membagikan media seperti film, musik, buku, dll., dengan orang lain menggunakan jaringan peer-to-peer atau ‘P2P’.

Apa itu Torrent Client?

Torrent client atau torrenting adalah perangkat lunak yang menggunakan sebuah file torrent untuk melihat siapa saja yang memiliki file yang ingin Anda unduh. Client mendapatkan data dari semua komputer tersebut, perlahan-lahan menambahkan paket kecil dari file yang ingin diunduh ke komputer pribadi Anda. Torrenting client juga mengunggah paket-paket kecil dari file tersebut ke komputer lain. Hal ini akan membentuk jaringan P2P.

Pada intinya, torrenting client adalah bagian dari perangkat lunak yang menghubungkan pengunduh dan pengunggah file tertentu ke satu sama lain, menggunakan file torrent untuk menetapkan file apa yang harus dibagikan.

Apa Torrent Clients Terbaik?

Hal ini sangat bergantung pada kebutuhan Anda. Jika Anda ingin interface yang sederhana, BitTorrent adalah pilihan yang bagus. Jika Anda tidak ingin adanya gangguan iklan dan memiliki kumpulan fitur yang cukup banyak, qBittorrent mungkin pilihan yang lebih baik.

Namun umumnya, kami menyarankan Anda untuk menggunakan uTorrent. Perangkat lunak ini cepat, dapat diandalkan, mudah digunakan, dan memiliki fitur lanjutan yang cukup untuk memuaskan semua orang. Berikut gambaran luas yang singkat dari tiga torrent clients paling populer:

Torrent client Penjelasan
BitTorrent BitTorrent adalah torrenting client original atau yang pertama, dengan banyak pengalaman di pasar dan fiturnya yang dapat diandalkan bagi torrenters. Tidak ada yang menonjol tentang jasa ini, hanya saja pilihan yang cukup baik untuk torrent client Anda.
uTorrent uTorrent dirancang berdasarkan infrastruktur BitTorrent, namun tetap mengembangkannya secara lebih lanjut. Pertama, rancangannya sedikit lebih bagus, sehingga mudah untuk menggunakan alatnya dan dapat mengunduh torrent secara lebih cepat. Di atas itu, jasa ini memiliki banyak fitur berguna seperi mesin pencarian untuk menemukan trackers-in-app.
Jika Anda tahu satu atau dua hal tentang jaringan dan internet, Anda akan semakin menyukai uTorrent. Jasa ini memiliki pilihan yang lebih lanjut, seperti secara manual mengatur alokasi bandwidth untuk file yang Anda unduh, atau memaksa dimulainya proses pengunduhan torrent jika terjadi kesalahan.
qBittorrent qBittorrent bukanlah torrenting client yang paling sederhana, namun juga tidak terlalu kompleks. Jasa ini sesuai dengan semua sistem operasi, dan tidak memiliki skema monetisasi karena dikembangkan oleh sebuah nirlaba. Di atas itu, jasa ini memiliki fitur yang menarik, termasuk media player, mesin pencarian torrent, dan lebih banyak lagi, sehingga menjadi pilihan yang cukup baik jika Anda tidak membutuhkan fitur-fitur yang lebih lanjut dari BitTorrent atau uTorrent.

Apa itu Peer-to-Peer?

Jaringan peer-to-peer atau P2P adalah cara di mana komputer-komputer atau server dapat berbagi tugas dalam menyelesaikan sesuatu, atau dalam kasus ini proses pengunduhan. Hal ini berbeda dari model regular client-server di mana seorang pengguna dapat mengunduh file dari server. Dalam kasus torrenting, menggunakan P2P, setiap komputer terhubung dengan satu sama lain untuk mengunduh (leech) dan mengunggah (seed) file tertentu.

Dengan cara pengunduhan yang ‘normal’, menggunakan model client-server, file diunduh dari server seperti berikut:

Person downloading file from server

Begini cara pengunduhan biasanya terjadi.

Namun dengan jaringan P2P, bagian-bagian dari file akan terus dibagikan antara satu sama lain di dalam jaringan P2P sampai file tersebut sepenuhnya diunduh, seperti berikut:

People sharing file through torrenting network

Dengan logika tersebut, orang-orang yang berbagi file berperan sebagai server kecil untuk mengunduh file dengan bantuan dari torrenting client.

Apa itu Seeders dan Leechers?

Seeders dan leechers adalah terminologi yang digunakan untuk bagian yang berbeda-beda dari jaringan P2P. Saat mengunduh sesuatu, sebuah client dipanggil leecher karena melekat dengan file yang datang dari pihak lain. Saat mengunggah, client disebut seeder karena menyediakan hal yang diunduh oleh pihak lain.

Biasanya, Anda menjadi seeder dan juga leecher saat menggunakan torrenting client karena Anda secara bersamaan mengunduh dan mengunggah bagian-bagian dari file tertentu. Saat Anda sudah selesai mengunduh file, Anda hanya akan menjadi seeder, karena Anda tidak lagi mengunduh file dan hanya sedang mengunggah bagian-bagiannya melalui jaringan P2P.

Bagaimana Cara Torrenting Bekerja?

Torrenting bekerja menggunakan sistem P2P yang sudah kami jelaskan sebelumnya. Pertama, proses akan dimulai dengan mengunduh file torrent atau ‘tracker’.

Torrenting client akan menggunakan pelacak kecil untuk melihat siapa saja yang memiliki file yang ingin Anda unduh, contohnya sebuah film, lalu perangkat lunak tersebut akan mendapatkan data dari semua komputer yang memiliki file dan secara perlahan menambahkan paket-paket kecil dari file yang sedang diunduh ke komputer pribadi Anda.

Saat mengunduh beberapa paket dari file tersebut, Anda juga mengunggah paket-paket yang telah Anda unduh ke orang-orang lain seperti Anda sehingga komputer Anda juga menjadi server kecil. Dengan begitu, orang-orang yang berbagi file (juga dikenal sebagai “seeders” dalam dunia torrenting) berperan sebagai server-server kecil untuk mengunduh file dengan bantuan client.

Proses pengunduhan ini berlanjut sampai Anda telah sepenuhnya mengunduh file atau menghentikan torrenting client dari membagikan file tersebut. Untuk menghentikan proses pengunggahan file, Anda biasanya harus menghentikan torrent secara manual supaya tidak seeding.

Dari Mana Orang Mendapatkan Torrent?

Supaya dapat melakukan torrent, Anda perlu terlebih dahulu memiliki file torrent. Ada banyak situs yang memiliki file-file tersebut dan mereka dikenal sebagai situs torrent. Contoh situs yang terkenal adalah The Pirate Bay.

Tapi hati-hati, ada banyak situs torrent berisi konten yang dilindungi hak cipta. Konten ini biasanya ilegal untuk diunduh dan dibagikan, maka selalu pastikan bahwa Anda menghindari file-file seperti ini. Beberapa situs torrent, termasuk The Pirate Bay dan Kickass Torrents, bahkan pernah ditutup oleh penegak hukum di tingkat lokal guna menghentikan aktivitas penyebaran ilegal konten yang dilindungi hak cipta. Bahkan jika aktivitas torrenting sepenuhnya legal dan tidak semua file di situs-situs tersebut memiliki hak cipta.

Jika Anda sedang mencari tempat untuk mendapatkan file torrent, lihat artikel kami yang lain tentang situs torrent terbaik.

Ya, aktivitas torrenting adalah hal yang legal. Ini artinya denga menjadi bagian dari jaringan P2P dan melakukan pengunduhan serta pengunggahan paket file tertentu, adalah hal yang legal. Namun, pengunduhan konten yang dilindungi hak cipta masuk dalam kategori ilegal di mayoritas negara.

Pengunduhan konten dengan hak cipta dinilai sebagai pelanggaran atas hak cipta. Hal ini lebih dikenal sebagai pembajakan, di mana orang-orang yang terlibat dalam pelanggaran hak cipta terkadang disebut sebagai pembajak.

Namun, baik Anda dihukum ataupun tidak sangat bergantung pada lokasi Anda tinggal. Di mayoritas negara, khususnya Erope Timur dan Amerika Latin, torrenting adalah hal yang ilegal namun hukum torrenting sangat jarang ditegakkan. Maka torrenting menjadi aktivitas yang umum di kawasan-kawasan tersebut tanpa upaya keamanan apapun.

Dalam kasus di mana aktivitas torrenting dilacak dan ditindak, Anda mungkin akan dikenakan denda yang besar. Namun, hanya sedikit orang yang mengunduh konten dengan hak cipta yang dikenakan denda atau dituntut. Hal ini tidak mengubah fakta bahwa saat Anda tertangkap melakukan torrenting file ilegal di negara-negara seperti Jerman, maka kemungkinan besar Anda akan dikenakan denda besar melalui surat.

Apa Resiko dari Torrenting?

Terdapat beberapa resiko yang perlu Anda pertimbangkan saat ingin melakukan torrenting. Masalah yang paling umum dengan torrent adalah pengunduhan virus bersama dengan (atau dari pada) file yang sebenarnya Anda butuhkan. Hal ini lebih umum terjadi sekitar tahun 2010, namun tetap masih dapat menjadi masalah jika Anda tidak hati-hati. Berikut merupakan resiko-resiko terbesar yang dapat Anda temukan saat mengunduh torrent:

  • Anda dapat mengunduh file berisi konten yang dilindungi hak cipta. Hal ini termasuk ilegal di mayoritas negara, dan Anda dapat terjerak masalah hukum yang serius saat melakukan torrenting konten dengan hak cipta.
  • Anda dapat mengunduh virus dari pada, atau bersamaan dengan, file yang sedang Anda coba unduh.
  • Peretas dapat menarget pengunduh torrent dengan segala macam cara. Meskipun begitu, hal ini tidak umum terjadi seperti dulu.

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut terkait resiko-resiko ini.

Resiko 1: Tidak Sengaja Torrenting Konten yang Dilindungi Hak Cipta

Torrenting termasuk ilegal jika Anda menggunakan torrent clients untuk mengunduh konten yang dilindungi hak cipta dari pihak lain, seperti film, lagu, buku, atau video game. Anda mendapatkan konten berhak cipta tanpa membayarnya, sehingga melanggar luasan hukumnya. Bahkan jika berada di sebuah tempat yang tidak menegakkan hukum hak cipta dalam torrenting saat ini, tidak ada kepastian terkait apa yang akan terjadi di masa depan.

Mempertimbangkan hal tersebut, aktivitas torrenting sendiri tidak ilegal dan itulah alasannya mengapa torrenting masih ada setelah bertahun-tahun lamanya. Pada intinya, torrenting hanyalah proses membagikan file, sehingga keseluruhan infrastrukturnya (clients, trackers, dan bahkan beberapa situs private) pada hakekatnya tidak ilegal.

Resiko 2: Mengunduh Virus

Salah satu resiko terbesar saat pengunduhan menggunakan torrent adalah adanya virus. Oleh karena pengunduhan dan penyebaran torrent dinilai sebagai area yang masih abu-abu, file-nya sendiri tidak diatur oleh pihak perusahaan. Ini artinya Anda cukup mungkin akan mengunduh malware dari pada, atau bersamaan dengan, torrent.

Maka dari itu, selalu penting untuk menggunakan Antivirus Software yang sesuai saat sedang melakukan apapun di internet. Perangkat lunak seperti Kaspersky dapat melindungi perangkat Anda dari segala jenis malware yang tidak diinginkan seperti spyware dan ransomware.

Resiko 3: Peretas Menyebabkan Masalah

Torrenting memiliki sedikit reputasi buruk di seluruh dunia, sehingga normal bagi orang-orang untuk mulai mengaitkan aktivitas torrenting dengan segala hal buruk yang ada di internet, termasuk peretas.

Meskipun Anda memaparkan diri sendiri terhadap resiko saat tengah mengunduh torrent, kami telah menelusuri forum-forum dan situs berita untuk mencari peretas yang memanfaatkan torrent, dan kami sebenarnya tidak menemukan apapun.

Untuk konteks: secara virtual semua perangkat lunak, khususnya perangkat lunak yang terhubung dengan internet, dapat memiliki kekurangan yang membahayakan komputer Anda.

Peretas memiliki lebih banyak keberhasilan dengan kampanye phishing – yaitu saat mereka berpura-pura sebagai orang lain, baik dengan mengirim email penipuan atau dengan membuat situs tiruan dan mengincar informasi pribadi orang-orang.

Maka peretas seharusnya tidak menjadi kekhawatiran utama Anda saat sedang melakukan torrent. Namun, virus, malware, adware dan masalah hukum adalah kemungkinan yang perlu diperhatikan, dan mereka mungkin bahkan digunakan oleh peretas.

Bagaimana Caranya Tetap Aman Saat Torrenting

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk memastikan keamanan Anda saat sedang torrenting. Mohon diingat bahwa torrenting konten yang dilindungi hak cipta biasanya masuk dalam kategori ilegal, maka Anda sebaiknya tidak melakukannya. Namun, adapun banyak torrent legal di luar sana, dan kami ingin memastikan bahwa Anda paham apa yang biasanya dilakukan orang-orang untuk tetap aman saat berupaya untuk mengunduh dan berbagi file-file tersebut.

Supaya tetap aman saat torrenting, orang-orang biasanya melakukan hal-hal berikut:

  • Mereka hanya menggunakan situs torrent yang dinilai aman dan tidak berisi banyak iklan atau malware.
  • Mereka menggunakan perangkat lunak antivirus yang bagus seperti Kaspersky untuk melindungi diri dari malware apapun yang tidak diinginkan saat sedang mengunduh file torrent.
  • Mereka tidak mengunduh konten yang dilindungi hak cipta supaya tidak melanggar hukum dan menghindari diri dari tuntutan atau denda.
  • Mereka menggunakan VPN untuk melindungi identitas mereka saat sedang menggunakan situs torrent dan jaringan P2P. VPN populer di antara torrenters adalah ExpressVPN*:
ExpressVPN
Pilihan kami
Pilihan kami
Penawaran:
Gratis 3 bulan untuk program langganan satu tahun
Dari
$6,67
9.5
  • VPN yang sangat cepat dan sederhana
  • Cocok untuk browsing secara anonim, pengunduhan, dan streaming
  • 3000+ server di 94 negara
Kunjungi ExpressVPN

*: Kami tidak membenarkan penggunaan VPN untuk torrenting ilegal, hanya gunakan VPN saat sedang torrenting file legal. Menjaga diri supaya tetap aman saat browsing internet adalah salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan, sehingga kami menyarankan penggunakan VPN saat melakukan hal apapun di internet.

Singkat Kata

Torrenting adalah cara untuk berbagi konten melalui internet dengan menggunakan torrent client dan menjadi bagian dari jaringan P2P. Torrenting bekerja dengan menggunakan file tracker untuk menemukan orang-orang lain yang seeding dan leeching bagian tertentu dari media. Dibanding mengunduh file dari server tertentu, torrenters berbagi bagian-bagian dari file dengan satu sama lain sampai file tersebut ‘utuh’.

Aktivitas torrenting sepenuhnya legal di mayoritas negara yang ada. Namun, jika orang-orang melakukan torrent konten yang dilindungi hak cipta, maka aktivitas torrenting file tersebut biasanya masuk dalam kategori ilegal.

Apa itu Torrenting - Tanya Jawab

Jika Anda memiliki pertanyaan apapun terkait torrenting yang belum terjawab, mohon membaca bagian FAQ ini untuk melihat jika kami mungkin punya jawabannya untuk Anda. Selain itu, silahkan untuk bertanya kepada kami di kolom komentar.

Seeders adalah orang-orang yang mengirim paket file ke orang lain yang ingin mengunduh torrent tertentu.

Leechers adalah orang-orang yang sedang mengunduh sebuah torrent.

Jawaban singkatnya adalah dengan memiliki koneksi internet yang lebih bagus.

Ada tips dan trik yang dapat Anda gunakan untuk sedikit meningkatkan kecepatan pengunduhan Anda, namun pada intinya kecepatan internet Anda adalah aspek yang paling penting.

Selain itu, Anda bisa mencoba untuk mengunduh trackers dari daftar situs torrent terbaik yang memiliki kecepatan pengunduhan yang tinggi.

Jika hal tersebut tetap tidak sesuai dengan kebutuhan Anda, dan Anda menggunakan uTorrent, maka Anda bisa klik kanan pada torrent yang sedang diunduh, buka Bandwidth Allocation, dan pasang ke mode tinggi. Di samping itu, tidak banyak hal lain yang dapat Anda lakukan.

Ya, di beberapa negara Anda dapat ditangkap. Torrenting, secara umum, tidak ilegal, namun mengunduh konten yang dilindungi hak cipta termasuk aktivitas ilegal, dan Anda bisa terkena masalah dengan penyedia layanan internet (ISP) Anda, atau bahkan pihak hukum.

Namun, banyak negara di seluruh dunia yang tidak menindak pengunduh individu. Mereka hanya mencari pemilik dari situs torrent.

Analis keamanan cyber
David adalah seorang analis keamanan cyber dan salah satu pendiri VPNoverview.com. Tertarik dengan fenomena “identitas digital”, dan khususnya peduli dengan hak atas privasi serta perlindungan data pribadi
Kumpulkan sebuah komentar
Kumpulkan sebuah komentar