Alternatif Google Terbaik untuk 2022: Kendalikan Privasi Anda!

A laptop screen depicting the services provided by Google and two women standing in front of the screen
Klik di sini untuk melihat rangkuman artikel ini
Rangkuman: Alternatif Google Terbaik untuk 2021!

Google menyediakan berbagai layanan, seperti Search dan Maps, yang membuat kehidupan sehari-hari kita jauh lebih mudah. Sebagian besarnya gratis, sehingga membuat layanan mereka lebih populer.

Tapi orang-orang semakin sadar akan resiko privasi yang hadir saat menggunakan layanan Google. Resiko-resiko tersebut berakar pada model bisnis Google, yang didasari atas pengumpulan dan pembagian data untuk menciptakan iklan-iklan yang sesuai target.

Berpaling dari Google bukan hal yang mudah, tapi dengan mengetahui adanya alternatif dapat membantu proses ini supaya lebih mudah. Dalam artikel ini, kami menyediakan alternatif dari layanan-layanan paling populer milik Google, termasuk:

  1. Brave pengganti Chrome
  2. DuckDuckGo pengganti Google Search
  3. pDrive pengganti Google Drive
  4. Piwigo pengganti Google Photos
  5. ProtonMail pengganti Gmail
  6. OpenStreetMaps pengganti Google Maps
  7. DTube pengganti YouTube
  8. /e/ pengganti Android

Baca keseluruhan artikel untuk tahu lebih lanjut alasan mengapa Anda sebaiknya mencari alternatif Google dan alternatif mana yang sebaiknya dipilih!

Banyak sekali orang di dunia yang menggunakan produk-produk Google. Faktanya, tujuh dari layanan tersebut, seperti Search dan Photos, masing-masing punya lebih dari satu milyar pengguna aktif per bulan! Kemudahan penggunaannya, jenisnya yang beragam, dan harganya yang gratis menarik segala jenis pelanggan ke aplikasi-aplikasi Google.

Namun, orang-orang semakin sadar akan resiko privasi yang hadir saat menggunakan layanan gratis Google. Mereka sekarang berusaha untuk berpaling dari Google guna melindungi privasi mereka. Sayangnya, upaya mereka untuk berubah terhambat oleh kurangnya informasi tentang alternatif-alternatif Google.

Artikel ini menyediakan alternatif untuk beberapa produk-produk paling populer milik Google. Penjelasannya juga mencakup alasan dan cara Google menyediakan layanannya secara gratis, dan pengaruhnya terhadap privasi Anda.

Alternatif Google Chrome

Google Chrome LogoChrome adalah browser Google dan jendela ke internet untuk Anda. Layanan ini menguasai 65% dari pasar browser global, meskipun reputasinya yang buruk dalam aspek privasi. Faktanya, layanan ini adalah alat pengumpul data milik Google yang paling kuat.

Alat ini juga menerapkan muatan proses yang cukup banyak pada perangkat Anda, dan bisa memperlambat performa perangkatnya. Maka, ide yang bagus untuk meninggalkan Chrome dan pindah ke browser lain. Kami sarankan untuk memilih salah satu pilihan di bawah ini.

1. Browser Tor

Tor The Onion Router LogoTor telah menempatkan dirinya sebagai nama yang terkenal dalam urusan browsing yang private dan anonim. Browsernya menggunakan NoScript untuk menyembunyikan aktivitas Anda dari situs yang dikunjungi dan bahkan menghapus cookies setelah setiap sesi berakhir. Perlindungan tiga lapis miliknya jika disertai dengan VPN yang bagus akan membuat Anda tak kasat mata secara digital. Meskipun begitu, Tor bisa menjadi cukup lambat dan tidak disarankan penggunaannya untuk streaming konten online.

2. Brave

Brave browser logoBrave, yang dirilis tahun 2016, berbasis Chromium. Alhasil, layanannya memiliki beberapa fitur mirip Chrome namun dikemas dalam browser yang tidak terlalu invasif terhadap privasi. Ini lebih aman dibanding Chrome dan lebih cepat dibanding Tor. Ada pun beberapa fitur-fitur keamanan, seperti pemblokir iklan dan kemampuan untuk mengamankan tautan non-HTTPS. Namun Brave tidak sepenuhnya bebas dari iklan, karena pihaknya meluncurkan program iklan sendiri di tahun 2019. Tetap saja, layanan ini tidak menggunakan informasi Anda untuk menyesuaikan iklan-iklan dengan target. Penting untuk disebutkan bahwa Brave pernah terlibat dalam skandal affiliate referral di tahun 2020, sebagai akibat dari adanya error pada sebuah fitur auto-complete. Meskipun isu ini sudah diselesaikan, hal ini menunjukkan seberapa pentingnya berpikir kritis terhadap alat-alat yang Anda gunakan untuk mengakses internet.

3. Mozilla Firefox

Firefox Logo SmallFirefox sudah lama menjadi salah satu pesaing terbesar Chrome. Layanannya berbeda dari Chrome, karena mereka tidak menjual informasi Anda ke pihak ketiga untuk iklan. Mozilla Foundation merupakan sebuah organisasi non-profit dan mengoperasikan Firefox dengan cara yang transparan dan bersifat open-source. Tentu saja, untuk menyalakan fitur-fitur privasi dan keamanan Firefox diperlukan penyesuaian, yang mungkin jadi tantangan bagi beberapa pengguna. Anda juga sebaiknya tahu bahwa Firefox cukup memakan banyak RAM, seperti Chrome, dan bisa memperlambat mesin-mesin lama.

Artikel kami tentang browser internet terbaik untuk privasi Anda akan menyediakan penjelasan mendalam tentang tiga browser di atas serta beberapa pilihan lainnya.


Penggunaan Google Search untuk menemukan informasi relevan sangat cepat dan mudah sehingga sebagian besar orang lupa untuk mempertimbangkan implikasi privasi dari penggunaannya.

Untuk memberikan hasil yang sangat sesuai dengan pengguna, Google melacak alamat IP, permintaan pencarian Anda, dan menggunakan sebuah ID unik untuk mengawasi situs yang Anda kunjungi serta tautan yang Anda klik. Maka, penting untuk mempertimbangkan alternatif lain yang mengutamakan privasi dan hanya sedikit mengumpulkan informasi pribadi pengguna. Tiga pilihan alternatif tersedia di bawah ini:

1. Startpage

Startpage.com adalah sebuah mesin pencarian luar biasa yang fokus akan privasi dan berbasis pada basis data hasil pencarian Google, tanpa ada pihak pencatat log dan pelacak. Ini berarti kemungkinannya Anda akan mendapat hasil komprehensif yang serupa tapi tanpa iklan-iklannya.

2. DuckDuckGo

DuckDuckGo mungkin adalah mesin pencarian alternatif yang paling populer dan peduli akan privasi dibanding Google. Layanannya memadukan beragam sumber, termasuk Yahoo!, Wikipedia, dan web crawler mereka sendiri untuk menawarkan hasil pencarian yang luar biasa. Selain itu, mereka menggunakan Jaringan Tor, sehingga akan lebih sulit untuk melacak aktivitas online.

3. Qwant

Qwant LogoQwant adalah sebuah mesin pencarian aman yang berbasis di Perancis. Hal yang menarik di sini adalah fitur-fitur yang disediakan sebagai tambahan dari layanan pencarian biasa. Contohnya, mereka menyediakan berita dan trend terbaru di bagian beranda. Lalu Anda juga bisa mencari musik. Qwant Maps bahkan menawarkan salah satu pilihan alternatif Google Maps yang layak (akan dijelaskan nanti).


Alternatif Google Drive

Cloud-Service-Google-Drive-Logo-150x150Google Drive menyediakan solusi tuntas untuk semua kebutuhan penyimpanan cloud Anda. Anda bahkan mendapat 15 GB secara gratis hanya dengan membuat sebuah akun. Ketersediaannya di beragam platform juga membuatnya semakin menarik. Meskipun begitu, layanan ini tetap bagian dari struktur pengawasan Google. Untungnya, ada beberapa alternatif aman untuk Drive.

1. pCloud

Pcloud LogopCloud adalah salah satu alternatif unggul Drive untuk individu, khususnya karena layanannya memberi tawaran 10 GB gratis. Mereka juga punya beberapa fitur paling menarik milik Drive, termasuk proses sharing dokumen yang mulus dan fungsionalitas lintas platform. Semua hal ini dikemas dengan enkripsi yang aman bagi pengguna dan privasi sepenuhnya.

2. Tresorit

Tresorit LogoTresorit adalah layanan penyimpanan dan tempat berbagi file yang ramah konsumen dan sedang naik daun. Mereka berbasis di Swiss dan mematuhi GDPR. Ini berarti layanannya menawarkan beberapa perlindungan privasi tingkat paling tinggi. Fokusnya ada pada fleksibilitas residensi data, audit pihak ketiga, serta pengujian source code, yang membuat pilihan ini sangat menarik bagi korporasi dan perusahaan-perusahaan besar. Namun, layanannya sedikit mahal untuk pengguna individu.

3. Nextcloud

Nextcloud LogoNextcloud berbeda dari alternatif lain yang disebutkan di atas, karena layanan ini adalah solusi self-hosting yang gratis dan bersifat open-source (FOSS). Ini berarti data Anda disimpan di pusat data Anda sendiri, atau sebuah server yang dikelola oleh Anda, dibanding di cloud. Fitur-fitur ini membuat layanannya menjadi pilihan yang menarik bagi orang-orang yang ingin kuasa penuh atas data mereka namun tetap memungkinkan adanya kolaborasi dan sharing melalui produk-produk Nextcloud.


Alternatif Google Photos

Google Photos merupakan layanan yang sangat populer, terutama karena sebelumnya layanan ini menawarkan pengunduhan tanpa batas untuk foto-foto berkualitas tinggi. Selain itu, Google Photos juga menggunakan pengenal gambar dan AI untuk mengedit foto-foto dan membuatnya terlihat lebih bagus.

Namun, mulai dari bulan Juni 2022, Google is menetapkan batas 15GB bahkan untuk pengunduhan foto-foto berkualitas tinggi. Hal ini telah mengakibatkan banyak pengguna mencari pengganti yang menawarkan fungsionalitas dan kenyamanan yang sama. Beberapa di antaranya adalah:

1. iDrive

iDrive LogoiDrive adalah layanan penyimpanan file yang sudah lama ada dan menyediakan beberapa fitur-fitur unik untuk fotografer. Mereka punya penawaran 5 GB gratis, yang mungkin cukup untuk pemula. Bagi yang profesional, layanan ini menawarkan jumlah 5 TB yang sangat banyak dengan harga $52,12/tahun. Layanan ini sangat aman karena mereka mengenkripsi data pada saat tidak bergerak dan transit.

2. Piwigo

Piwigo LogoPiwigo menyediakan pilihan yang berguna bagi pengguna yang tertarik dengan server self-hosting di mana mereka menyimpan gambar-gambar mereka. Perangkat lunaknya sendiri adalah FOSS, artinya Anda hanya perlu membayar penyedia hosting Anda. Mereka mendukung pengunduhan yang mudah dari beragam perangkat dan alat-alat editing, seperti Lightroom. Fitur-fitur seperti pengelola batch akan mempermudah pengelolaan dan pembagian foto dengan keluarga, teman, dan klien.

3. Adobe Creative Cloud

Adobe Creative Cloud LogoAdobe adalah salah satu layanan unggul dalam urusan pengelolaan foto dan alat-alat editing. Bagi pengguna Adobe, Creative Cloud menawarkan solusi sempurna untuk menyimpan dan mengirim foto dan video antar beragam perangkat lunaknya di semua perangkat Anda. Namun, layanan ini mungkin tidak cocok sebagai solusi penyimpanan foto yang mandiri karena harganya yang tinggi dan sudah terintegrasi secara mendalam dengan alat-alat Adobe.


Alternatif Gmail

Gmail logoGmail adalah salah satu layanan surat yang paling banyak digunakan. Tingkat penggunaannya membuat layanan ini sangat rentan akan ancaman privasi. Terdapat laporan bahwa Google bukan hanya memindai konten email Anda untuk menyesuaikan iklan dengan target mereka, tapi juga membagikan informasi ini dengan aplikasi pihak ketiga dalam konteks-konteks tertentu.

Email Anda biasanya mengandung banyak informasi pribadi, sensitif, dan bersifat rahasia, maka idealnya adalah untuk berpindah ke penyedia yang menghargai privasi Anda. Beberapa pilihan untuk Anda pertimbangkan adalah sebagai berikut:

1. ProtonMail

ProtonMail Logo IconNama ProtonMail mungkin terdengar tidak asing untuk sebagian besar pembaca karena layanan ini secara signifikan sudah mengembangkan basis penggunanya selama beberapa tahun terakhir. Berbasis di Swiss, ProtonMail memiliki enkripsi end-to-end tingkat tinggi, bersifat open source dan tidak meminta informasi pribadi apa pun untuk syarat pendaftaran. Anda bisa mendaftar secara gratis dan mendapat penyimpanan sebesar 500MB, yang bisa ditambah dengan membeli program berbayar mereka. ProtonMail juga menawarkan aplikasi yang dirancang dengan baik di segala jenis sistem operasi ternama.

2. StartMail

StartMail LogoPerancang Startpage telah menyumbangkan keahlian mereka dalam aspek keamanan dan privasi dalam bentuk StartMail. Layanan ini punya beberapa fitur privasi yang luar biasa seperti enkripsi PGP, 2FA dan bantuan untuk burner account dan alias. Namun, mereka tidak menawarkan layanan gratis, artinya Anda perlu membayar untuk menggunakan StartMail. Selain itu juga belum ada aplikasi mobile untuk layanan ini.

3. Tutanota

Tutanota LogoPilihan penyedia surat untuk jurnalis, peneliti, dan profesional yang menangani informasi sensitif adalah Tutanota. Layanan ini adalah salah satu layanan pertama yang menyediakan enkripsi end-to-end di tahun 2011 dan telah membangun reputasi yang hebat dalam aspek perlindungan privasi. Sifatnya yang open source menambah kredibilitas dan transparansi dari operasi mereka.


Alternatif Google Maps

Google Maps IconsTidak dapat dipungkiri bahwa Google Maps menawarkan navigasi, panduan, dan titik persimpangan yang tak tertandingi. Namun layanannya juga melacak dan menyimpan lokasi Anda saat menggunakan aplikasinya dan membuat sebuah linimasa berisi tempat-tempat yang telah Anda kunjungi.

Meskipun penting untuk mengumpulkan beberapa data lokasi untuk menawarkan layanan navigasi, layanan berikut ini melakukannya dengan pendekatan yang lebih menghargai privasi dibanding Google:

1. OpenStreetMap

OpenStreetMap LogoOpenStreetMap (OSM) dipuji sebagai Wikipedia untuk peta karena layanannya didasari oleh kontribusi dari pengguna sukarelawan. Ini berarti Anda bisa mengusulkan perubahan atau menambahkan peta ke lokasi yang belum banyak diliput. OSM utamanya berbasis web dan tidak punya banyak fitur selain navigasi dan panduan dasar. Layanannya punya penyimpanan peta yang besar, dan digunakan oleh aplikasi alternatif lain, seperti Maps.Me.

2. Maps.Me

Maps.me LogoMaps.Me merupakan sebuah layanan yang berbasis pada basis data OSM. Mereka menyediakan peta untuk lebih dari 300 negara dan pulau. Aplikasinya terutama ditujukan untuk penggunaan offline, namun versi online-nya menyediakan informasi tambahan terkait transportasi publik dan kondisi lalu lintas. Titik persimpangannya dikategorikan dengan baik, dan bahkan memungkinkan Anda untuk berbagi jalur pendakian. Maps.Me adalah platform bersifat open source dan menggunakan informasi yang minim untuk menawarkan layanannya. Namun, mereka menggunakan data lokasi Anda untuk menyediakan beberapa iklan. Akan tetapi, data ini tidak dihubungkan dengan profil pribadi pengguna.

3. Sygic Maps

Sygic Travel LogoSygic Maps adalah alternatif bagus lain untuk Google Maps. Mereka berbasis di Eropa dan mematuhi ketentuan privasi GDPR. Layanannya menawarkan navigasi, panduan jalur, dan informasi ketersediaan tempat parkir di beberapa negara. Penjelajah dan turis mungkin menilai panduan perjalanan dan rekomendasi TripAdvisor layanan ini sangat membantu.


Alternatif YouTube

YouTube LogoYouTube adalah platform paling populer untuk urusan berbagi dan streaming konten video. Layanannya juga menawarkan beragam metode bagi pembuat konten untuk menguangkan konten mereka.

YouTube sepenuhnya terpusat. Ini artinya mereka punya kuasa penuh atas apa yang dibagi di platform-nya dan bisa memilih untuk menghapus konten apa pun. Algoritme pencarian mereka juga dirancang untuk secara konsisten memberi Anda konten yang sesuai berdasarkan sejarah tontonan Anda. Hal ini menciptakan sebuah echo chamber atau bubble filter yang membatasi interaksi dengan konten baru dan organik.

Aplikasi yang disarankan di bawah ini adalah pilihan terbaik bagi Anda untuk berpaling dari echo chamber YouTube:

1. DTube

Dtube LogoDTube adalah platform yang terdesentralisasi sepenuhnya. Layanannya hadir dalam bentuk blockchain. Ini berarti layanannya tidak dikuasai oleh sebuah entitas pusat, seperti YouTube. Mereka juga tidak punya algoritme rekomendasi. Sebaliknya, konten dikelola oleh komunitasnya sendiri. Akibat sifatnya yang terdesentralisasi, DTube bebas dari penyensoran. Terakhir, DTube memungkinkan pembuat konten untuk menghasilkan keuntungan melalui cryptocurrency.

2. PeerTube

PeerTube LogoPeerTube adalah alternatif YouTube lain yang bersifat open source dan terdesentralisasi dan dibiayai oleh sebuah organisasi non-profit asal Perancis. Layanannya memungkinkan pengguna untuk punya server sendiri, atau “instances”, di mana nanti kontennya akan diunggah. Dengan begitu, bisa menghindari adanya kekuasaan terpusat yang dilakukan oleh layanan video lain seperti YouTube dan Vimeo terhadap konten pengguna mereka. Selain itu, mereka juga menawarkan integrasi dengan platform media sosial terkenal lainnya yang bersifat open source, seperti Mastodon.

Selain DTube dan PeerTube, ada alternatif-alternatif YouTube lain yang tersedia, tapi kami telah memutuskan untuk tidak mencakupnya karena beragam alasan. Beberapa di antaranya, seperti Vimeo, menggunakan data pribadi untuk menciptakan iklan yang sesuai target. Pilihan lain, seperti BitChute, memulai layanannya sebagai platform yang berisi video bebas sensor, tapi secara cepat berubah menjadi platform yang mempromosikan ujaran kebencian dan informasi yang salah. Mengingat alasan-alasan itu, kami tidak merekomendasikan mereka dan menyarankan Anda untuk hati-hati saat memutuskan untuk menggunakan mereka.


Alternatif Android

Android PhoneAndroid adalah sistem operasi untuk sebagian besar smartphone non-Apple dan bahkan beberapa laptop. Namun, layanan ini dirancang dengan beberapa layanan Google pada bagian intinya. Contoh, sebagian besar HP yang bekerja dengan Android meminta Anda untuk log in ke sebuah akun Google guna berfungsi sepenuhnya. Serupa dengan itu, pencarian Google adalah pilihan pencarian bawaan di sebagian besar HP Android. Untuk lepas dari pengaruh lock-in yang diciptakan oleh Android, pertimbangkan alternatif-alternatif berikut:

1. /e/

E Foundation Logo/e/ adalah sebuah distribusi Android yang menyediakan pengalaman open-source sepenuhnya. Layanan ini mengganti layanan Google dengan layanan mereka sendiri dan menggunakan perangkat lunak FOSS sebanyak mungkin. Mereka mendukung 112 perangkat dan secara reguler diperbarui. App store di /e/ berbasis pada F-Droid (sebuah alternatif open source untuk Play Store) dan memungkinkan pengguna untuk memasang beberapa aplikasi Android yang paling terkenal. Satu-satunya kekurangan adalah pemasangan /e/ mungkin sulit untuk sebagian besar pengguna.

2. LineageOS

LineageOS LogoDalam urusan menciptakan pengalaman Android tanpa aplikasi Google, ada beberapa pilihan yang lebih bagus dibanding LineageOS. Pengganti CyanogenMod yang sangat populer, Lineage menyediakan stok pengalaman Android dalam lingkungan open-source. Beragam perangkat yang didukungnya juga menambah popularitas mereka.

Catatan: Saat membuat daftar ini, kami telah menghapus perangkat lunak dan layanan yang tersedia oleh perusahaan-perusahaan “BigTech” seperti Microsoft, Apple, dan Amazon. Pada dasarnya, layanan yang disediakan oleh perusahaan-perusahaan tersebut memiliki beberapa resiko privasi yang sama yang berusaha kami hindari dengan berpaling dari Google.


Mengapa Saya Butuh Alternatif Google?

list with magnifying glassJawaban atas pertanyaan ini ada dengan memahami model bisnis Google, yang berbasis pada pengumpulan data. Data yang dikumpulkan dari pengguna akan digunakan untuk menarget pengguna tersebut dengan iklan. Google mendapat keuntungan dari penyedia layanan yang membayar iklan-iklan tersebut. Faktanya, perusahaan mendapat lebih dari $45 milyar keuntungan iklan hanya di kuartal pertama tahun 2022.

Maka, Google sebenarnya mendapat hasil dari data pribadi dan sensitif yang dikumpulkan dari Anda. Jika dipikirkan, layanan Google tidak gratis, karena Anda membayar mereka dengan data Anda.

Di tahun 2019, Google dikenakan denda $57 juta oleh Uni Eropa karena bersalah akibat tidak memberi tahu pengguna tentang cara data yang mereka kumpulkan dapat mempengaruhi privasi pengguna. Situasi-situasi serupa seperti pelanggaran privasi menghambat privasi dan keamanan online Anda, itulah alasan mengapa penting untuk mencari alternatif Google yang menghargai privasi.

Bagaimana Cara Google Mengumpulkan Data?

Google menggunakan beragam teknik dan metode, termasuk cookies dan browser fingerprinting, untuk melacak aktivitas Anda di web. Data yang dikumpulkan akan digunakan untuk menciptakan sebuah profil unik terkait kesukaan dan pola perilaku Anda. Profil tersebut lalu bisa digunakan untuk menyesuaikan iklan sesuai target yang cocok untuk Anda.

Google_profile

Google telah mencoba untuk mengatasi kekhawatiran tentang pelacakan dan pengumpulan data dengan berkomitmen untuk perlahan-lahan berhenti menggunakan cookies dengan target akhir di tahun 2023. Namun, teknologi FloC baru mereka, yang akan menggantikan cookies, belum berhasil meyakinkan para pihak yang peduli tentang privasi. Mereka takut bahwa hal ini tidak berbeda dari cookies pihak ketiga dan mungkin bahkan lebih buruk.

Apa Ada Cara Menggunakan Google yang Aman untuk Privasi?

Ayo jujur. Aplikasi Google sangat nyaman untuk digunakan. Mereka berintegrasi secara mulus dengan satu sama lain, dan Anda hanya butuh satu akun untuk mengakses mereka semua. Selain itu, beberapa perusahaan dan tempat kerja bergantung pada Google Workspace untuk melakukan bisnis. Hal ini membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ada cara yang lebih private untuk menggunakan Google.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat penggunaan Google Anda lebih private.

Anda bisa memahami dan mengambil kendali atas pengaturan privasi Anda untuk mengurangi pelacak dan targeting oleh Google.

Google account welcome

Anda juga bisa mempertimbangkan penggunaan Virtual Private Network (VPN) dan layanannya akan mengenkripsi dan melindungi aktivitas dan informasi online Anda. Dipadukan dengan pemblokir iklan yang solid dan browser extension seperti Ghostery dan Privacy Badger, Anda bisa mendapat lebih banyak privasi dan keamanan selama browsing.

Penerapan tahap-tahap di atas tentunya akan membantu Anda dalam mempertahankan privasi online Anda. Jika ingin hidup di dunia yang bebas Google, Anda sebaiknya mengadopsi strategi holistik, yang membutuhkan adanya perpindahan gradual ke layanan lain.

Alternatif Google Terbaik untuk 2021: FAQ

Beberapa dari Anda punya pertanyaan spesifik yang Anda perlukan jawaban singkatnya. Atau mungkin Anda sedang mencari alternatif layanan yang tidak disebutkan di atas. Jika kasusnya begitu, lihat jawaban untuk beberapa FAQ tentang Alternatif Google di bawah ini.

Mohon beri tahu kami jika ada hal yang belum kami jelaskan dengan meninggalkan komen di bagian komentar.

Google mengumpulkan banyak informasi pribadi tentang Anda melalui beragam layanan dan produk mereka. Informasi ini sering kali dibagikan kepada pihak ketiga untuk menyesuaikan iklan dengan target mereka. Praktek-praktek ini meningkatkan kekhawatiran seseorang tentang privasi dan keamanan online mereka. Maka, akan lebih baik untuk mempertimbangkan alternatif Google yang lebih menghargai privasi.

Paket dokumen Google menawarkan beberapa fitur. Fungsionalitasnya baru-baru ini telah banyak mengalami perkembangan, dan layanannya adalah ancaman yang nyata bagi Microsoft Office. Namun, kekhawatiran privasi hadir dalam kedua layanan ini. Beberapa alternatif yang private adalah:

  1. CryptPad
  2. Collabora Online
  3. ONLYOFFICE

Jika sedang mencari alternatif lain dari layanan Google, Anda bisa baca selengkapnya di sini.

Google menguasai aplikasi yang bisa Anda pasang di HP Anda melalui Play Store. Meskipun Anda bisa temukan dan unduh APK dari sumber online, versi tersebut bisa berisi virus dan membahayakan perangkat Anda. Beberapa alternatif aman yang ada adalah:

  1. F-Droid
  2. Aptoide
  3. Aurora Store

Dengan dunia yang terdampak oleh pandemi COVID-19, orang-orang telah mencari solusi untuk layanan video call. Beberapa alternatif layanan Google adalah:

  1. Signal – untuk percakapan yang aman dengan individu atau sekelompok kecil orang
  2. Join.me – untuk percakapan dengan kelompok yang lebih besar

Daftar komprehensif berisi solusi video-conferencing yang aman tersedia di sini.

International security coordinator
Marko has a Bachelor's degree in Computer and Information Sciences. He coordinates and manages VPNOverview.com's team of international VPN researchers and writers.
Kumpulkan sebuah komentar
Kumpulkan sebuah komentar