- Apa Pengertian DNS?
- Penjelasan: DNS Server Adalah?
- Mengapa Saya Mengubah DNS Server?
- Bisakah Saya Mengubah DNS Server?
- Pilihan DNS Terbaik Mana yang Sebaiknya Digunakan?
- Apa Sebaiknya Saya Pakai Layanan DNS Berbayar atau DNS Gratis?
- DNS server mana yang paling aman?
- Bahaya Server DNS yang Tidak Aman
- Apa itu SmartDNS?
- Kesimpulan
Domain Name System (DNS) adalah salah satu fondasi dari penggunaan internet. Mengingat komputer hanya mengenal angka, DNS server digunakan sebagai petunjuk online untuk mencocokkan nama domain seperti VPNOverview.com dengan alamat IP mereka. DNS server merupakan perangkat atau program yang menyimpan jutaan domain dan alamat IP mereka di seluruh dunia.
Penyedia Layanan Internet (ISP) biasanya menyediakan sebuah DNS server bagi pengguna, yang, tergantung dari ISP, bisa jadi lambat, tidak aman, atau tidak bisa diandalkan. Pengguna internet mungkin memutuskan untuk mengubah DNS server utama mereka karena salah satu alasan tersebut, atau mungkin tertarik untuk mencoba penyedia lain.
Banyak DNS server umum yang menyediakan tingkat keamanan yang lebih tinggi, kecepatan yang lebih cepat, dan uptime yang konstan, serta fitur-fitur lain seperti pemblokir konten. Beberapa dari opsi yang paling populer saat ini adalah Google Public DNS (8.8.8.8. atau 8.8.4.4.), Cloudflare (1.1.1. atau 1.0.0.1), dan OpenDNS (208.67.222.222 atau 208.67.220.220).
Ingin tahu lebih banyak tentang server DNS dan pilihan mana yang aman digunakan? Baca artikel lengkap di bawah ini.
Meskipun Domain Name System (DNS) adalah salah satu dasar dari fungsionalitas internet, banyak pengguna yang tidak sadar bahwa mereka menggunakannya setiap hari. Baik itu untuk browsing media sosial, cek email, atau baca berita, DNS itu yang Anda gunakan untuk mengakses sesuatu saat online. Tapi bagaimana cara kerjanya? Sebenarnya DNS server adalah apa? Mana pilihan yang aman digunakan? Apakah Anda bisa beralih server? Artikel ini akan menjawab semua pertanyaan tersebut, dan memberi informasi lainnya.
Apa Pengertian DNS?
Konsep dari penelusuran internet tampaknya cukup sederhana. Anda ketik www.VPNOverview.com di browser Anda dan situsnya akan muncul di layar Anda, lalu mulai memberikan Anda banyak informasi dan konten tentang privasi internet dan keamanan cyber. Tapi sebenarnya lebih dari itu, dan kita perlu berterima kasih pada Domain Name System (DNS) karena berkatnya semua terlihat sangat mudah. Setiap pengguna internet dan domain punya alamat IP. Bayangkan hal ini seperti layaknya “kode pos virtual”. Server yang menangani permintaan Anda sebenarnya tidak memahami nama-nama domain seperti VPNOverview.com – bahasa mereka itu angka, dan mereka hanya memahami alamat IP numerik seperti 191.76.350.198.
Perumpamaannya seperti ini: Anda mungkin ingat bahwa salah satu anggota keluarga Anda tinggal di 123 Overview Lane, dan bahkan mungkin ingat nomor telepon dan alamat email beberapa teman Anda, tapi Anda mungkin tidak bisa mengingat semuanya. Terlalu banyak angkanya. Tapi Anda tahu nama semua orang, dan bahkan bisa mencarinya di daftar kontak HP Anda. Ini seperti kegunaan sistem DNS. Sama seperti daftar kontak Anda, DNS mencocokkan nama domain dengan alamat IP numerik.
Penjelasan: DNS Server Adalah?
Tentunya, daftar kontak untuk internet itu terlalu besar untuk disimpan di dalam smartphone. Menurut Verisign, terdapat sekitar 363,5 juta pendaftaran domain di kuartal pertama tahun 2021. Semua nama domain dan alamat IP ini disimpan dalam server yang tersebar di seluruh dunia yang disebut sebagai DNS server. DNS server adalah perangkat atau program yang menjawab permintaan domain dari desktop atau perangkat mobile, yang disebut DNS client. Jadi server DNS menyediakan layanan ini bagi DNS client.
Bayangkan hal ini: Anda adalah DNS client. Anda ketik VPNOverview.com ke dalam desktop atau browser mobile Anda. DNS server menerjemahkan nama domain tersebut menjadi alamat IP dan membuka situs yang tepat dalam waktu kurang dari sedetik. Mengingat DNS server terus-menerus menghadapi permintaan DNS, server-servernya selalu berkomunikasi dengan satu sama lain supaya mereka bisa mendeteksi adanya redudansi dan memperbarui data tentang situsnya. Maka dengan sistem DNS, tidak masalah jika alamat IP atau host situs kami berubah, DNS server akan selalu mengarahkan Anda untuk terhubung ke alamat IP yang tepat sehingga Anda bisa browsing versi terbaru dari VPNOverview.com.
Mengapa Saya Mengubah DNS Server?
Saat Anda membaca ini, Anda sudah menggunakan server DNS untuk mengakses halaman ini, sadar atau tidak. Jika Anda tidak tahu DNS server apa yang Anda gunakan, penyedia layanan internet (ISP) Anda kemungkinannya sudah menyediakan server ini saat Anda mendaftar untuk layanan mereka. Meskipun banyak pengguna internet yang tidak akan meninggalkan DNS server yang disediakan oleh ISP mereka, pengguna yang lain mungkin memilih untuk beralih ke DNS server umum lain yang gratis karena beragam alasan.
Layanan yang lebih cepat
Penyedia lain sering kali punya daya yang lebih banyak di balik DNS server mereka, dan menyediakan pengalaman pengguna internet yang lebih cepat. Performa DNS server bisa bergantung pada jarak fisik antara server dana router Wi-Fi Anda, jadi mohon diingat bahwa lokasi bisa menjadi faktor untuk performa.
Privasi
Mengingat DNS server Anda saat ini mungkin milik ISP Anda, privasi bisa menjadi isu yang dikhawatirkan. Jika berada di server DNS milik ISP Anda tanpa VPN (layanan yang memungkinkan Anda untuk mengubah IP dan server yang Anda gunakan), bukan saja pihak ISP bisa melihat aktivitas online Anda, tapi tergantung pada penyedia, Anda bisa diberikan DNS server yang kurang privasi atau upaya keamanan yang dibutuhkan. Hal ini dapat memungkinkan pihak lain untuk melihat aktivitas online Anda, atau ISP Anda dapat menggunakan riwayat browsing Anda untuk iklan bertarget.
Tingkat keandalan
Kita semua tidak ingin melihat pesan error atau layar kosong sangat mencoba untuk mengakses sebuah situs. Server yang disediakan oleh ISP Anda mungkin bukan hanya lebih lambat, tapi juga lebih sering tidak berfungsi. Para pengguna sering kali beralih ke penyedia DNS lain karena uptime yang bebas gangguan dan layanannya lebih bisa diandalkan.
Penyaring konten
Penyedia DNS ISP Anda mungkin tidak punya fitur parental control yang memadai. Pada kasus beberapa server DNS lain, seperti OpenDNS, Anda bisa memblokir situs-situs yang tidak pantas atau tidak senonoh, serta seluruh kategori situs-situs dari sumbernya.
Keamanan
Mengingat semua malware, situs phishing, dan penipuan lain yang tersebar di dunia online, keamanan menjadi hal yang sangat penting. Anda tidak ingin berakhir menggunakan server yang dikuasai oleh peretas. Beberapa server DNS umum mempromosikan keamanan dan protokol enkripsi mereka yang canggih.
Bisakah Saya Mengubah DNS Server?
Beralih dari layanan DNS Anda saat ini ke penyedia DNS yang lebih aman tidak akan membahayakan perangkat atau jaringan Anda. Keputusan Anda bisa dibatalkan jika mau, dan Anda dapat mencoba beragam pilihan penyedia guna melihat mana DNS tercepat untuk lokasi spesifik Anda. Sebelum mengubah pengaturan DNS Anda, pastikan untuk mencatat alamat atau pengaturan server Anda saat ini. Jika Anda ingin membatalkan peralihan server, Anda akan membutuhkan angka-angka tersebut sebagai cadangan.
Ubah DNS server Anda di Windows 10
- Buka Control Panel.
- Di bawah “Network and Internet”, pilih “View network status and tasks”.
- Pilih “Change Adapter Settings”.
- Klik kanan “Network Adapter” dan pilih “Properties”.
- Pilih “Internet Protocol Version 4 (TCIP/IPv4)” lalu “Properties”.
- Masukkan alamat IP server DNS keinginan Anda (disediakan nanti dalam artikel ini).
- Pilih “OK” lalu selesai!
- Coba terlebih dahulu browser Anda dengan query situs yang baru. Pastikan browser Anda tidak mengambil dari cache dengan cara menghapusnya atau melalui browsing incognito. Proses ini mungkin butuh waktu sekitar 30 detik untuk penyesuaian dengan server DNS yang baru.

Ubah DNS server Anda di macOS
- Pilih menu Apple.
- Pilih “System Preferences” lalu klik “Network”.
- Pilih koneksi yang ingin Anda sesuaikan (Wi-Fi atau Ethernet), lalu klik “Advanced”.
- Pilih tab DNS.
- Klik “+” untuk menambah alamat IP baru, atau mengubah alamat yang sudah terdaftar. Masukkan alamat IP server DNS pilihan Anda (tersedia nanti dalam artikel ini).
- Pilih “OK” lalu “Apply” setelah selesai.
- Coba terlebih dahulu browser Anda dengan query situs yang baru. Pastikan browser Anda tidak mengambil dari cache dengan cara menghapusnya atau melalui browsing incognito. Proses ini mungkin butuh waktu sekitar 30 detik untuk penyesuaian dengan server DNS yang baru.


Pilihan DNS Terbaik Mana yang Sebaiknya Digunakan?
Jika menurut Anda sudah waktunya untuk beralih ke penyedia layanan DNS lain, ada banyak pilihan di luar sana. Beberapa di antaranya fokus terhadap aspek keamanan dan kecepatan, sedangkan yang lain menawarkan beragam fitur. DNS server yang dipilih pengguna sepenuhnya bergantung pada hal yang mereka cari. Jika Anda ingin beralih ke DNS server apa pun yang disebutkan di bawah ini, Anda hanya perlu mengubah alamat IP server di router Anda. Tidak perlu daftar atau registrasi, kecuali Anda ingin upgrade ke paket berbayar atau menggunakan fitur-fitur seperti penyaringan konten.
Meskipun server DNS umum mampu melacak dan menyimpan setiap query situs Anda dan melihat setiap domain yang diminta, ada alasan di baliknya. Hal ini dilakukan supaya server-servernya bisa membuka situs-situs favorit Anda dari cache secara lebih cepat menggunakan ingatan, dan meningkatkan pengalaman pengguna Anda. Namun, para penyedia mungkin akan mencatat aktivitas internet Anda untuk penggunaan selanjutnya, hal ini perlu diperhatikan bagi mereka yang peduli akan privasi.
Google Public DNS

Kemungkinannya Anda tidak asing dengan Google Search, Google Chrome, Android OS, dan banyak produk Google yang lain. Di balik aplikasi-aplikasi ini ada Google Public DNS, salah satu DNS tercepat saat ini. Layanan ini sudah tersedia secara gratis bagi pengguna selama sekitar 10 tahun terakhir, dengan alamat IP mereka yang mudah diingat yaitu 8.8.8.8 dan 8.8.4.4.
Meskipun Anda lebih tinggi kemungkinannya untuk terlindungi dari peretasan dan serangan cyber berkat keamanan yang disediakan raksasa besar teknologi ini, mohon diingat bahwa Google adalah perusahaan advertising yang mampu melacak dan mengawasi aktivitas Anda untuk tujuan marketing.
OpenDNS

OpenDNS telah menawarkan server umum gratis mereka selama kira-kira 15 tahun terakhir ini. Perusahaannya memang menyimpan aktivitas web browsing DNS dan informasi alamat IP saat Anda menggunakan server mereka. Meskipun OpenDNS melakukan ini untuk tujuan personalisasi dan peningkatan pengalaman pengguna secara keseluruhan, hal ini tetap perlu diperhatikan bagi pengguna yang peduli akan privasi. Mereka memasarkan paket server Family Shield yang gratis, di mana setiap rumah tangga bisa menggunakannya untuk memblokir konten yang tidak sesuai bagi anak-anak. Server-server serupa juga tersedia bagi pemilik usaha kecil untuk memblokir situs-situs yang berbahaya, tidak senonoh, atau membuang-buang waktu.
Cloudflare

Meskipun masih baru dibanding dua penyedia layanan sebelumnya yang besar, Cloudflare sudah berhasil membangun citra yang baik di dunia DNS. Cloudflare menyediakan DNS server bagi beberapa perusahaan terbesar dan paling inovatif saat ini, termasuk IBM, Shopify, Loreal, Doordash, Labcorp, dan lainnya. Mereka menawarkan keamanan dan perlindungan yang ditingkatkan dengan alamat IP yang mudah diingat yaitu 1.1.1.1 dan 1.0.0.1. Mereka punya sebuah DNS server umum yang gratis, dengan opsi untuk upgrade ke paket bulanan yang punya add-on berbayar dimulai dari harga $20 sampai ratusan dolar.
Uncensored DNS

Dua DNS server umum yang berbasis di Denmark sudah tersedia untuk digunakan sejak tahun 2009, sepenuhnya gratis. Thomas Steen Rasmussen – orang yang dulunya mengelola server DNS yang disensor bagi penyedia layanan internet (ISP) untuk mematuhi persyaratan sensor Denmark – mendanai dan mengoperasikan Uncensored DNS sebagai semacam proyek kesayangan, dan menyatakan bahwa server-servernya tidak menyimpan informasi apa pun tentang pengguna atau cara pengguna menggunakan sistem mereka. Mereka punya protokol enkripsi untuk melawan peretas, seperti DoH dan DoT, pada server mereka untuk keamanan tambahan, tapi ini bukan tingkat keamanan paling tinggi.
Quad9

Quad9 merupakan server DNS umum lain yang gratis serta mempromosikan kecepatan dan keamanan terbaik, layanannya sudah aktif sejak 2017. Dijalankan oleh Quad 9 Foundation yang berbasis di Swiss, pernyataan misi mereka adalah “untuk menyediakan Internet yang lebih aman dan lebih kuat bagi semua orang”. Layanannya memblokir pencarian nama host yang berbahaya dari daftar ancaman yang terus mereka perbarui. Layannnya dilaporkan melakukan 60 juta pemblokiran per hari.
Comodo DNS

Pengguna bisa langsung mengubah DNS server mereka ke alamat IP milik Comodo yaitu 8.26.56.26 atau 8.20.247.20 untuk mendapat layanan gratis, atau daftar untuk paket gratis yang menawarkan 300.000 DNS query per bulan. Jika pengguna ingin upgrade ke paket bisnis, ada banyak opsi untuk menggunakan fitur-fitur tambahan seperti enkripsi penuh traffic DNS, penyaringan konten, dan perlindungan malware tingkat lanjut.
| Server DNS Umum yang Gratis | Alamat IP (IPv4) | Alamat IP (IPv6) |
|---|---|---|
| Google Public DNS | 8.8.8.8 8.8.4.4 | 2001:4860:4860::8888 2001:4860:4860::8844 |
| OpenDNS | 208.67.222.222 208.67. 220.220 | 2620:119:35::35 2620:119:53::53 |
| Cloudflare DNS | 1.1.1.1 1.0.0.1 | 2606:4700:4700::1111 2606:4700:4700::1001 |
| Uncensored DNS | 91.239.100.100 89.233.43.71 | 2001:67c:28a4:: 2a01:3a0:53:53:: |
| Quad 9 | 9.9.9.9 149.112.112.112 | 2620:fe::fe 2620:fe::9 |
| Comodo DNS | 8.26.56.26 8.20.247.20 |
Apa Sebaiknya Saya Pakai Layanan DNS Berbayar atau DNS Gratis?
Saat mendaftar untuk layanan internet, penyedia layanan internet (ISP) Anda akan menyediakan sebuah DNS server. Sebagian besar server DNS umum yang gratis – seperti Google DNS, Cloudflare atau OpenDNS – menyediakan keamanan dan kecepatan yang dibutuhkan pengguna pada umumnya.
Jika Anda mendaftarkan domain untuk situs Anda sendiri, pihak penyedia layanan juga akan menyediakan sebuah server DNS bagi Anda. Semuanya tergantung pada pengguna untuk urusan membayar paket premium. Anda bisa bayangkan penyedia layanan DNS seperti layanan premium lainnya. Sebuah layanan berbayar akan memberikan situs Anda layanan yang lebih baik, cepat, dan bisa diandalkan, serta tingkat keamanan yang lebih tinggi.
Jika Anda seorang pekerja lepas yang menjalankan situs portfolio untuk menarik perhatian lebih banyak client, kemungkinannya tidak perlu untuk membayar layanan premium. Tapi jika Anda menjalankan usaha atau situs komersil dengan traffic tinggi yang membutuhkan uptime konstan dan keamanan tambahan bagi pelanggan, Anda mungkin akan mendapat manfaat lebih dari fitur-fitur premium. Apalagi harga layanan-layanan dasarnya hanya beberapa dolar tambahan saja per bulan.
DNS server mana yang paling aman?
Pada intinya, DNS server pilihan Anda itu tergantung pada preferensi pribadi. Google Public DNS menyediakan kecepatan dan keamanan cyber tapi konsekuensinya adalah layanan ini kemungkinan menyimpan aktivitas internet Anda untuk digunakan nanti. Jika Anda bersedia menukar kebebasan untuk mendapat kecepatan, Anda bisa mencoba Uncensored DNS.
Jika Anda perlu memblokir konten atau situs eksplisit yang menurut Anda tidak sesuai bagi anak-anak, OpenDNS mungkin pilihan DNS terbaik.
Hal yang terpenting adalah menemukan DNS server yang aman. Jika Anda menggunakan server yang rentan akan peretasan, Anda bisa jadi korban dari DNS cache poisoning, DNS spoofing atau serangan cyber lain yang terkait DNS.
Bahaya Server DNS yang Tidak Aman
Sayangnya, peretas yang canggih diketahui telah berhasil mengakses DNS server yang tidak aman, dan memanfaatkan titik lemah keamanan di Domain Name System. Terdapat beragam serangan cyber yang bisa digunakan pada server dan cache DNS yang rentan.
DNS cache poisoning dan DNS spoofing
Cache DNS Anda itu tempat di mana query DNS dan pencarian Anda sebelumnya disimpan sementara pada sistem operasi atau browser Anda. Dengan menyimpan informasi DNS lokal tersebut, sistem operasi atau browser dapat secara lebih cepat dan efisien membuka dan menyelesaikan query domain dan IP.
DNS cache poisoning akan mengelabui server supaya terhubung ke alamat IP berbahaya dengan membombardir DNS resolver cache dengan alamat palsu yang sesuai dengan query DNS. Jika berhasil dan sudah berada di cache, pengguna bisa diarahkan ke situs yang palsu – contohnya situs PayPal palsu – di mana mereka akan memberikan informasi keuangan yang sensitif dan bersifat pribadi. Sampai titik ini, penipuannya juga dikenal sebagai DNS spoofing, karena Anda sudah diarahkan ke situs “yang dipalsukan” karena cache Anda sudah “terkontaminasi”.
Ini alasannya penting untuk mengawasi browser Anda saat mengunjungi situs-situs yang membutuhkan informasi pribadi yang sensitif. URL yang dipalsukan di browser tidak akan berupa PayPal.com, melainkan variasi lain seperti yourbestpaypall.com atau ragam lain.
Pembajakan dan pengalihan DNS
Pembajakan DNS adalah saat peretas secara fisik mengubah pengaturan DNS menggunakan beragam metode. DNS spoofing mampu dilakukan dengan cara ini. Ada beberapa cara untuk melakukan pembajakan DNS:
- DNS Server yang Dibajak – pelaku cyber bisa meretas server DNS yang tidak aman, dan mengubah pengaturan dan catatan untuk mengalihkan query DNS ke situs yang berbahaya. Pada titik ini, siapa pun yang menggunakan DNS server ini artinya menggunakan server yang telah diambil alih oleh peretas.
- DNS Router yang Dibajak – para pelaku bisa mengambil alih router dan mengubah pengaturan DNS. Hal ini akan mempengaruhi perangkat apa pun yang menggunakan router tersebut dan mengarahkan mereka situs-situs berbahaya.
- DNS Lokal yang Dibajak – peretas memasang malware Trojan pada perangkat pengguna dan mengubah pengaturan DNS lokal. Alhasil, pengguna akan diarahkan ke situs-situs berbahaya.
Beberapa ISP bahkan bisa menggunakan bentuk metode ini untuk meretas permintaan DNS pengguna, mengumpulkan data untuk tujuan iklan. Beberapa pemerintah otoriter menggunakan beberapa bentuk pembajakan DNS untuk menerapkan sensor dan mengarahkan pengguna ke situs-situs yang sudah diizinkan pemerintah.
Semua penyedia layanan DNS yang disebutkan di atas punya keamanan ekstensif untuk menghindari serangan-serangan seperti ini, tapi DNS server milik penyedia layanan internet (ISP) Anda mungkin tidak punya.
Kebocoran DNS
Kebocoran DNS merupakan situasi di mana koneksi VPN pengguna tidak berfungsi dengan baik, dan data pengguna sekarang dikirim di luar koneksi yang aman. Ini artinya data pengguna bisa diakses oleh ISP mereka atau pihak lain.
Jika Anda menggunakan server VPN, permintaan DNS Anda akan dikirim ke server anonim melalui VPN supaya ISP tidak bisa mengawasi aktivitas Anda. Namun, dalam kebocoran DNS, browser Anda akan melampaui VPN dan mengirimkan permintaan Anda ke server milik ISP. Bahaya dari hal ini adalah pengguna biasanya tidak sadar bahwa sudah terjadi sebuah kebocoran dan mereka berpikir data pribadinya masih aman, meskipun sebenarnya tidak.
Apa yang menyebabkan kebocoran DNS?
Ada beberapa alasan terjadinya kebocoran DNS, beberapa di antaranya lebih umum ditemukan:
- Pengaturan VPN yang salah – Pada kasus umumnya, kebocoran DNS disebabkan oleh layanan VPN yang tidak disesuaikan dengan benar pada perangkat atau sistem operasi. Atas dasar alasan ini, pengguna sebaiknya memilih layanan VPN yang cocok digunakan di beragam platform.
- Tidak cocok dengan OS – Banyak perangkat OS punya fitur-fitur yang bisa mengganggu permintaan DNS. Dalam beberapa kasus, masalahnya mungkin disebabkan oleh pengaturan jaringan atau DNS server yang tidak benar.
- Pembajakan DNS – Ada juga kemungkinan bahwa seorang penjahat cyber telah meretas ke server, router, atau perangkat lokal milik pengguna untuk mengirimkan data mereka di luar terowongan VPN, meskipun skenario tidak seumum dua alasan sebelumnya.
Bagaimana cara saya tahu jika ada kebocoran DNS?
Pada umumnya, sulit untuk melihat apakah komputer Anda sedang mengarahkan permintaan DNS melalui server ISP Anda dan bukan server VPN. Namun, Anda bisa dengan mudah mengenali kebocoran DNS dengan menggunakan tes kebocoran online. Ada beragam tes kebocoran DNS yang tersedia saat ini, seperti www.dnsleaktest.com dan www.ipleak.net. Tes-tes ini mudah caranya. Dengan dnsleak.com, Anda hanya perlu membuka situsnya dan menemukan tombol “Standard Test” atau “Extended Test”.

Kedua opsi di atas akan bekerja, tapi versi extended akan melaksanakan tes yang lebih mendalam. Klik tes yang Anda inginkan, dan tesnya akan dimulai lalu hasilnya akan ditampilkan. Pada halaman hasil, Anda akan melihat daftar IP DNS server. Jika IP di situ milik penyedia layanan internet (ISP) Anda, ini mengindikasikan bahwa ISP bisa melihat koneksi Anda serta melacak data pribadi dan aktivitas online Anda. Namun, jika alamat IP-nya milik penyedia VPN Anda, ini mengindikasikan bahwa tidak ada kebocoran DNS dan traffic Anda tetap aman.
Bagaimana cara saya mengatasi kebocoran DNS?
Jika Anda merasa yakin bahwa sudah terjadi kebocoran DNS, ada beragam metode yang bisa digunakan untuk menghentikan kebocoran dan mencegahnya terulang kembali.
- Ubah DNS server Anda – Beralih ke Google Public DNS, OpenDNS, Cloudflare, atau Uncensored DNS jika Anda sudah mengalami kebocoran. Jika Anda khawatir ISP atau pihak lain mengawasi aktivitas Anda, mereka tidak bisa lagi melakukan ini di server-server yang lebih aman.
- Gunakan DNS server dari penyedia VPN – Beberapa penyedia VPN, seperti ExpressVPN, Surfshark, atau NordVPN, memungkinkan Anda untuk menggunakan server DNS mereka yang private dan terenkripsi sekaligus menyediakan Anda terowongan browsing private.
- Gunakan VPN dengan perlindungan kebocoran DNS – Beberapa penyedia VPN premium (ExpressVPN, Surfshark, dan Private Internet Access) punya fitur-fitur yang akan memberi tahu pengguna saat terjadi kebocoran DNS. Cek pengaturan pada VPN dan pasang fiturnya untuk perlindungan.
Apa itu SmartDNS?
Smart DNS adalah teknologi yang membuka blokir situs dan media digital yang tidak tersedia bagi negara Anda tau lokasi geografis tertentu. Jadi jika Anda berkunjung ke sebuah negara Eropa musim panas ini, Anda bisa nonton Netflix Amerika, Amazon Prime atau Disney Plus saat sedang berada di kamar hotel Anda, atau streaming musik Pandora di samping kolam renang. Atau jika Anda tinggal di negara yang memblokir Facebook, Anda akhirnya bisa mendaftarkan akun.
Konsep ini tampaknya mirip dengan DNS, tapi cara kerjanya berbeda. Dibanding menyembunyikan alamat IP Anda dan membuat terowongan anonim seperti VPN, SmartDNS mengarahkan ulang query DNS Anda ke DNS server yang ramah konten, pada intinya membuka blokir konten tanpa membuat Anda terlihat mencurigakan.
Para pengguna mungkin lebih memilih SmartDNS dibanding VPN untuk menghindari keamanan otomatis dan pemeriksaan bot yang diaktifkan saat pengguna berulang kali log in dari alamat IP yang berbeda. Dengan fokus pada streaming konten, salah satu keuntungannya adalah kecepatan. Mengingat VPN menggunakan beberapa bandwidth untuk mengenkripsi semua aktivitas internet Anda, dan memungkinkan Anda untuk menjadi sepenuhnya anonim, SmartDNS berpotensi membuka kunci konten yang tidak tersedia di lokasi Anda dengan kecepatan yang jauh lebih cepat.
Secara keseluruhan, VPN menyediakan tingkat keamanan online lebih tinggi dan merupakan pilihan yang lebih bagus untuk membuka blokir konten karena layanannya melindungi identitas dan aktivitas Anda sekaligus melaksanakan tugas-tugas yang sama.
Kesimpulan
Domain Name System (DNS) adalah fondasi dari kegiatan browsing internet, dan memilih DNS terbaik itu penting untuk mendapatkan pengalaman internet yang bagus bagi pengguna. Jika Anda mengalami kecepatan internet yang lambat, koneksi buruk atau isu-isu lainnya, mungkin sudah saatnya untuk mencari DNS server yang baru. Jika Anda merasa server DNS milik ISP Anda tidak aman, coba pilihan lain seperti Google DNS, Cloudflare, OpenDNS, Quad9, Uncensored DNS, atau Comodo. Tapi jika Anda ingin menjaga keamanan aktivitas internet Anda dari para pengintai dan pencuri data, manfaatkan anonimitas yang disediakan oleh VPN.
Punya pertanyaan tentang Domain Name System (DNS) dan DNS Server? Klik salah satu FAQ di bawah ini untuk melihat jawabannya.
DNS, atau Domain Name System, adalah panduan online untuk nama-nama domain (seperti VPNOverview.com) dan alamat IP mereka. Komputer hanya mengenali angka, dan manusia lebih mudah mengingat nama domain, maka sistemnya mencocokkan query domain dengan alamat IP mereka.
DNS server adalah perangkat atau program yang menangani query DNS dari desktop dan perangkat mobile. Dengan lebih dari 360 juta domain dan alamat IP yang terdaftar, informasi ini disimpan dalam server DNS di seluruh dunia. Server-server terus berkomunikasi antara satu sama lain untuk update data di situs.
Keamanan sepenuhnya bergantung pada server yang Anda gunakan. Penyedia Layanan Internet Anda memberikan Anda sebuah DNS server, dan jika Anda merasa server tersebut tidak aman, server DNS lain seperti Google Public DNS, OpenDNS, dan Cloudflare punya fitur-fitur keamanan dan kecepatan koneksi yang bagus. Untuk tahu lebih banyak tentang hal ini dan DNS server lain yang aman, baca artikel lengkap kami.
Beralih ke penyedia DNS yang lebih aman dibanding layanan DNS Anda saat ini tidak akan membahayakan perangkat atau jaringan Anda. Anda bisa membatalkan perubahan yang Anda lakukan, dan mencoba server yang lain berdasarkan lokasi Anda. Langsung masukkan alamat IP DNS utama dan kedua yang baru ke pengaturan router Anda.
Serangan DNS mengincar area yang rentan di dalam Domain Name System. Caranya bisa melalui serangan ke server DNS yang tidak aman, melaksanakan DNS cache poisoning dan DNS spoofing, atau pembajakan DNS. Jika seorang peretas berhasil mengesampingkan pengaturan atau query DNS, pengguna internet bisa diarahkan situs-situs berbahaya.
